5 Cara Memilih Lampu LED yang Tepat

Lampu LED yang tepat adalah lampu yang dapat melakukan penerangan secara maksimal, namun tidak boros energi. Sebelum membeli, hendaknya orang-orang berpikir secara matang dalam membeli lampu. Apakah sesuai dengan kebutuhan penerangan tiap kamar atau tidak. Dan apakah lampu yang akan dibeli boros energi atau tidak.

Baca juga:

Nah, sebelum membeli lampu LED, ada baiknya Anda mengetahui 5 cara memilih lampu LED yang tepat [1].

1. Memilih warna cahaya lampu yang sesuai dengan tujuan ruang

Lampu LED tidak hanya memiliki satu warna. Banyak sekali jenis warna yang terdapat pada lampu LED. Ada yang berwarna putih dan kuning, yang biasa dipilih untuk penerangan hunian. Juga warna lainnya yang hanya digunakan untuk dekorasi saja. 

Nah, maksud saya adalah, Anda harus memilih lampu LED dengan warna cahaya yang sesuai dengan tujuan ruang. Jika Anda ingin ruangan Anda terang dan dapat membantu penglihatan, maka pilihlah lampu LED berwarna putih. Apabila Anda menghendaki ruangan dengan kesan hangat dan damai, maka lampu LED berwarna kuning adalah pilihan yang cocok untuk Anda.

2. Memastikan apakah daya watt dan lumen lampu sesuai dengan kebutuhan

Sebelum memilih lampu LED, Anda harus mengetahui terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan watt. Mengutip dekoruma.com, watt adalah jumlah energi yang dihabiskan oleh lampu. Dengan demikian, jumlah energi yang rendah akan mengakibatkan pencahayaan lampu tidak begitu terang [2]. 

Pada umumnya, lampu LED dapat menghemat energi sampai 90%.  Selain itu, lampu LED memiliki daya tahan yang sangat lama, bisa mencapai 25 tahun. Tidak salah memang, jika lampu LED menjadi primadona banyak orang. Tinggal bagaimana Anda memilih lampu LED dengan keseimbangan antara besar daya watt dan tingkat kecerahan lampu.

3. Memilih lampu LED yang tepat dapat dilakukan dengan melihat apakah ada fitur pengatur kecerahan pada lampu 

Cukup banyak lampu LED yang mempunyai fitur pengatur tingkat kecerahan lampu atau yang biasa dikenal dengan dimmer. Fitur dimmer ini bakal membantu Anda dalam menyesuaikan intensitas cahaya dengan kebutuhan penerangan ruangan. Ketika kebutuhan penerangan ruang tidak terlalu tinggi misalnya, Anda dapat menggunakan dimmer untuk menyesuaikan intensitas lampu. 

4. Lampu LED yang tepat adalah lampu yang memiliki daya tahan lama

Ketika membeli lampu LED, Anda harus memerhatikan apakah lampu dapat bertahan dengan lama atau tidak. Terutama jika Anda memborong lampu LED downlight, karena lampu ini memiliki daya tahan yang tidak terlalu lama.

5. Mengatur lokasi lampu LED yang tepat 

Ini langkah lainnya yang harus Anda penuhi. Sebab meletakkan posisi lampu LED akan berpengaruh terhadap kemampuan penerangan ruangan. Apabila Anda menaruh lampu LED di posisi yang kurang pas, maka Anda harus menambah lampu supaya penerangan ruangan dapat maksimal. Maka dari itu, letakkan lampu LED pada posisi yang tepat agar dapat menghemat listrik.

Sumber:

[1] Khotimah S.N, 2020, Hemat Listrik! Ini 7 Tips Memilih Lampu LED yang Tepat, POPMAMA.com, dilihat 10 Maret 2021, <https://www.popmama.com/life/home-and-living/sittah-husnul-khotimah/hemat-listrik-ini-tips-memilih-lampu-led-yang-tepat/7>.

[2] Dekoruma K, 2018, Bagaimana Cara Memilih dan Menghitung Watt Lampu yang Tepat, Dekoruma, dilihat 10 Maret 2021, <https://www.dekoruma.com/artikel/27979/tips-memilih-lampu>.

 


Tulisan terkait :

Leave a Comment