Alief Rakhman » Blog » Electrical » Proses Penggantian Packing pada Transformator

Proses Penggantian Packing pada Transformator

By | 2018-05-20T08:36:19+00:00 October 9th, 2014|

Packing Transformator

Proses penggantian packing pada transformator tidak semudah yang kita bayangkan, khususnya jika harus menguras minyak hingga isolasi kertas pada belitan trafo tidak tertutupi oleh minyak , perlu dilakukan penanganan khusus serta kehati-hatian dari tim overhaul. Disini saya akan menjelaskan tahap demi tahap proses penggantian packing pada bushing netral yang membutuhkan penanganan khusus karena membutuhkan pemindahan minyak trafo diatas 20 ribu liter.

Kebocoran minyak trafo pada bushing netralGb 1 Kebocoran minyak trafo pada bushing netral

 

Proses kompresi

Kapasitas minyak pada tanki trafo utama GT blok 1-2 UBP Priok 39 ribu liter, jika ingin mengganti packing pada bushing netral paling tidak harus memindahkan minyak trafo sebanyak 27 ribu liter. Sebagai pertimbangan untuk menyediakan space tanki dengan kapasitas diatas 20 ribu liter. Pastikan ketika minyak dipindah ke tanki, tanki dalam keadaan bersih, misalkan terdapat kekotoran pastikan dapat dibersihkan, pastikan juga minyak sisa yang terdapat pada tanki diketahui riwayatnya, jika pembersihan tanki tidak dapat dilakukan serta riwayat minyak sisa trafo pada tanki tidak kita ketahui opsi lainnya yaitu melakukan purifikasi dengan mesin purifier.

Tanki penampung sementara minyak trafoGb 2 Tanki penampung sementara minyak trafo

 

Ketika kita melakukan pengurangan minyak trafo diatas 20 ribu liter isolasi kertas belitan trafo tidak tertutup minyak, disini beresiko karena isolasi kertas pada belitan trafo mudah menyerap air. Air bisa ditimbulkan dari udara basah dari luar, oleh karena itu saat menurunkan minyak trafo perlu dilakukan kompresi dengan tekanan udara kering 1.6 bar.

Proses mengukur level minyakGb 3. Proses mengukur level minyak

 

Menghitung kapasitas minyak trafo yang sudah dipindahkanGb 4 Menghitung kapasitas minyak trafo yang sudah dipindahkan

 

Saat proses pemindahan minyak trafo mengukur berapa liter minyak yang sudah dipindahakan terdapat pada mesin purifier serta untuk mengukur level ketinggian minyak trafo kita bisa menggunakan selang pada mesin purifier.

Mesin kompresor dan letak sambungan valveGb 5 Mesin kompresor

 

Terlihat pada gambar merupakan mesin kompresor jenis refrigerant, Pastikan ketika memberikan kompresi bertekanan udara kompresi yang masuk pada trafo merupakan udara kering, tidak tercampur oli ataupun air dari mesin kompresor.

Pada saat mesin kompresi dimatikan, maka untuk menjaga tekanan udara pada trafo dari luar, lubang ventilasi harus ditutup semua dan tekanan udara pada trafo dijaga 0.4 bar. Indikator tekanan pada tanki trafo bisa dipasang pada valve no 26.

Pemasangan indikator tekananGb 6 Pemasangan indikator tekanan

 

Kenapa belitan trafo pada saat terendam minyak tidak boleh terkena air dari proses manapun baik proses kondensasi.? karena kertas isolasi (jenis selulosa) pada belitan sangat mudah menyerap air dan efeknya susah atau sulit dihilangkan dari kertas tersebut, efek atau pengaruhnya kualitas isolasi atau kertas pada belitan menurun, ini yang mempengaruhi usia pada trafo serta pemicu terjadinya kegagalan.

Selulosa  isolasi kertas pada belitan trafoGb 7 Selulosa / isolasi kertas pada belitan trafo

 

Selain air, gelembung udarapun tidak boleh masuk pada tanki trafo, gelembung udara bisa dihasilkan dari selang yang kita gunakan baik untuk proses pengeluaran minyak dan pengisian minyak pada tanki trafo, maka dari itu sebelum melakukan proses pemindahan minyak pastikan selang dalam keadaan vacuum, untuk menjaga selang dalam keadaan vacuum pastikan pompa vacuum pada mesin purifier hidup setelah selang tersambung pada plendes.

Gelembung udara perlu dihindari ketika kita melakukan proses pemindahan minyak trafo, dikhawatirkan ketika gelembung udara masuk pada trafo, gelembung udara terjebak pada selah-selah belitan sehingga dapat menyebabkan adanya void atau rongga yang mana berarti hambatan antar fase menjadi kecil dan dapat menyebabkan terjadinya kegagalan.

Proses penggantian packing pada transformator

Packing yang digunakan pada trafo utama GT yaitu jenis Nitro Butyl Rubber (NBR) diganti menggunakan core packing yang dibeli dari jerman. Packing jenis core lebih elastis, kedap dan lebih awat dibanding packing sebelumnya.

Packing transformatorGb 8 Packing jenis core

 

Packing yang dipasang pada bushing netral trafoGb 9 Packing yang dipasang pada bushing netral trafo

 

Proses pemasangan bushing pada trafoGb 10 Proses pemasangan bushing pada trafo

 

Proses vacuum

Proses vacuum pada tanki trafo dilakukan dengan maksud agar tidak ada udara pada tanki trafo, juga pada saat proses pengisian minyak pada tanki dengan skala diatas 20 ribu liter agar tidak ada udara terjebak, karena proses vacuum dengan kekosongan tanki diatas 20 ribu liter maka proses vacuum menggunakan alat yang lebih besar.

Mesin vacuumGb 11 Mesin vacuum

 

Untuk proses vacuum yang perlu diperhatikan yaitu:

  1. Jangan ada minyak pada tanki konservator, jika hal ini terjadi bisa mengakibatkan beda tekanan antara tanki utama dan tanki pada konservato, efeknya yaitu rubber bag (kantong udara) pada tanki konservator bisa sobek.
  2. Selang pengisian sebaiknya dipasang pada valve sisi bawah trafo, untuk selang pada mesin vacuum dipasang pada sisi atas trafo, ketika proses pengisian pastikan selang pengisian sudah dalam keadaan vacuum.
  3. Lubang selang untuk proses vacuum bisa diambil dari tanki utama valve no 25 atau bisa juga diambil dari lubang valve pada tanki konservator no 9 / 30. Gambar terlampir.
  4. Pastikan katub2 yang terbuka sudah tertutub rapat.
  5. Preasure gauge  untuk indicator level vacuum  pada tanki bisa dipasang pada no 9 pada tanki trafo, bisa juga dilihat pada alat vacuum dengan menutup valve pada alat.
  6. Proses vacuum berjalan cepat diawal tetapi saat mendekati -76 atm akan berjalan lama. Ketika tidak dapat mencapai nilai tersebut nilai batas toleransi yang diijinkan untuk bisa dikatakan vacuum yaitu -74.  Karena pada nilai tersebut udara pada celah2 belitan dipastikan sudah tidak ada.

Diagram pengisian minyak trafo

 Gb 12 Diagram pengisian minyak trafo

 

Saat pengisian pastikan tidak ada gelembung yang keluar dari selang. Kemudian jika isolasi kertas pada belitan sudah tertutup oleh minyak, pengisian minyak dapat dilakukan di sisi atas pada tanki trafo, mesin vacuum sudah dapat dilepas. Apakah pada saat pengisian dari atas akan terdapat benturan udara dengan minyak dan dapat mengakibatkan efek gelembung..? iya, hal ini bisa saja terjadi, tetapi tidak apa-apa, dengan catatan isolasi kertas sudah kita pastikan tertutup oleh minyak.

Proses pengisian minyak trafo dari atas

Gb 13 Proses pengisian minyak trafo dari atas

 

Sebagai acuan bahwa kondisi sudah tidak vacuum atau minyak trafo sudah terisi penuh, plastik yang menutup lubang pernafasan relay bulkhoz jatuh (penanda sudah tidak terjadi vacuum)

lubang pernafasan relay bulkhoz ditutup plastik
Gb 14 lubang pernafasan relay bulkhoz ditutup plastik

 

Proses selanjutnya memastikan kevakuman pada  tanki konservator, dengan memastikan valve pada tanki konservator dengan membuka valve tersebut, masih ada vacuum atau tidak, jika masih kita harus memastikan juga kemungkinan masih ada udara yang terjebak dengan membuka valve lainnya. cek juga valve pada presuare relief dan sudden pressure

 relief device
sudden preasureGb 15 cek sudden preasure dan relief device

 

Rubber bag pada tanki konservator

Ketika level minyak trafo sudah sesuai dengan yang dipersyaratkan maka proses yang penting untuk dilakukan yaitu pengetesan rubber bag pada tanki konservator. Pengetesan dilakukan untuk memastikan rubber bag tidak mengalami kebocoran dan terlipat didalam. Hal ini penting dilakukan mengingat ketika rubber mengalami kebocoran akan menyebabkan minyak trafo terpengaruh oleh udara luar dan juga terkontaminasi.

Rubber bag pada tanki konservator

Gb 16 Rubber bag pada tanki konservator

 

Untuk melakukan pengetesan rubber bag dengan cara memberikan hembusan berupa nitrogen atau udara, kemudian posisi valve no. 6 pada tanki konservator dibuka, jika keluar minyak maka dipastikan rubber bag sudah mengembang penuh.

Proses pengetesan rubber bag

Gb 17 Proses pengetesan rubber bag

 

piping diagram minyak trafo

Gb 18 piping diagram minyak trafo

Leave A Comment